Jakarta — Dewan Kerja Daerah (DKD) Gerakan Pramuka DKI Jakarta menyelenggarakan Seleksi Pergantian Antar Waktu (PAW) DKD DKI Jakarta Masa Bakti 2024–2029 Tahun 2026 pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta.
Seleksi PAW DKD diikuti oleh sembilan peserta yang berasal dari empat Kwartir Cabang, yakni Kwartir Cabang Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses regenerasi dan penguatan organisasi Dewan Kerja di tingkat daerah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta Bidang Pembinaan Anggota Muda, Kak H. Risna Murti. Dalam sambutannya, ia berharap seluruh rangkaian seleksi dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan calon anggota DKD yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Kami berharap kegiatan seleksi ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan peserta terbaik yang mampu berkontribusi secara optimal bagi DKD DKI Jakarta,” ujarnya.
Rangkaian seleksi PAW DKD meliputi sejumlah tahapan, antara lain uji public speaking, kajian kepramukaan, penugasan, serta wawancara peserta. Seluruh tahapan dirancang untuk mengukur kapasitas kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, pemahaman kepramukaan, serta kesiapan peserta dalam menjalankan peran sebagai pengurus Dewan Kerja Daerah.

Ketua DKD DKI Jakarta Kak Vina Dwi Cahyani menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menghasilkan calon anggota DKD DKI Jakarta yang berkompeten, bertanggung jawab, berintegritas, serta memenuhi ketentuan dan kebutuhan organisasi. Hasil seleksi diharapkan dapat memperkuat kinerja DKD dalam menjalankan program pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega di wilayah DKI Jakarta.
Seleksi ini juga memberikan pengalaman berharga bagi para peserta. Kak Nayla Shafira, peserta asal Jakarta Timur, mengungkapkan bahwa proses seleksi memunculkan berbagai perasaan. “Ada rasa gugup dan takut tidak memenuhi harapan, tapi keinginan untuk mencoba dan belajar hal baru justru semakin kuat. Setelah seluruh rangkaian selesai, saya merasa lega dan bangga karena sudah berani mencoba dan berusaha sebaik mungkin,” tuturnya.
Sementara itu, Kak Sevalona dari Jakarta Selatan menilai seleksi PAW DKD berlangsung dinamis dengan suasana yang suportif antarpeserta. “Di balik ketegangan seleksi, ada ruang kolaborasi yang membuat saya bisa melewati setiap tantangan dengan lebih tenang dan fokus. Ke depan, saya berharap bisa segera beradaptasi dengan ritme kerja DKD DKI Jakarta dan berkontribusi nyata bagi Pramuka Penegak dan Pandega di Jakarta,” ujarnya.

Peserta lainnya, Kak Deus dari Jakarta Barat, mengaku bangga dapat mengikuti seleksi tersebut. “Saya sangat senang dan bangga bisa mewakili Palmerah dan Jakarta Barat. Seluruh rangkaian seleksi berlangsung aktif dan dinamis, sehingga suasananya tidak menegangkan. Peserta diajak tampil berani sebagai bagian dari Pramuka Jakarta yang adaptif dan kolaboratif,” katanya.
Melalui pelaksanaan Seleksi PAW DKD DKI Jakarta Tahun 2026 ini, diharapkan terpilih pengurus Dewan Kerja Daerah yang mampu memperkuat peran organisasi, menjawab tantangan generasi muda, serta mendorong pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega yang lebih progresif dan berdampak di DKI Jakarta.
Pewarta: DKD DKI Jakarta & Kak Oki

