Jakarta Selatan — Saka Kalpataru Jakarta Selatan menyelenggarakan Pelatihan Rutin 3R (Reduce, Reuse, Recycle) pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Sub-Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari 11 anggota Dewan Saka dan 14 anggota Saka Kalpataru Jakarta Selatan.

Pelatihan dibuka oleh Ka Angga selaku instruktur Saka Kalpataru Jakarta Selatan. Dalam pembukaannya, Ka Angga menekankan pentingnya peran Pramuka Saka Kalpataru sebagai agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan, khususnya dalam mengurangi sampah organik melalui pemanfaatan yang bernilai guna.
Materi utama dalam pelatihan ini adalah pengolahan sampah organik menjadi kompos. Peserta tidak hanya menerima pemaparan teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik pembuatan kompos dengan metode sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun rumah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anggota Saka Kalpataru terhadap isu lingkungan, mendorong pengurangan sampah organik, serta menghasilkan pupuk ramah lingkungan yang bermanfaat bagi tanaman. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh secara berkelanjutan di lingkungan masing-masing.
Pelatihan ditutup oleh Kak Darti selaku Pamong Saka Kalpataru Jakarta Selatan. Dalam penutupannya, Kak Darti berharap kegiatan pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari pembinaan anggota Saka Kalpataru yang peduli, tangguh, dan berwawasan lingkungan.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Ahmad Reifan Habibi, peserta dari SMK Kemala Bhayangkari Delog, Ranting Pasar Minggu, menilai pelatihan berlangsung menarik dan interaktif. “Sangat menarik, interaktif, dan memberikan wawasan baru. Penyajian materi yang jelas membuat acara tidak membosankan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Insan Kamil Batubara dari SMAN 49 Jakarta, Ranting Jagakarsa. Ia mengaku mendapatkan pengetahuan baru terkait pengolahan sampah organik. “Sangat menarik. Saya belajar cara membuat kompos, alat-alatnya, dan bahan-bahannya,” tuturnya.
Sementara itu, Inayah Setiawati dari SMAN 108 Jakarta, Ranting Pesanggrahan, mengungkapkan rasa antusiasnya mengikuti kegiatan tersebut. “Saya merasa sangat senang karena menjadi lebih tahu tentang tanam-menaman dan manfaat kompos untuk tanaman,” katanya.

Melalui Pelatihan Rutin 3R ini, Saka Kalpataru Jakarta Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan serta membentuk Pramuka yang peduli, berpengetahuan, dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Pewarta: Saka Kalpataru Jaksel & Kak Qheyla

