Jakarta — SMP Islam Manhalun Nasyiin sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Bela Negara dan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) pada Jumat–Minggu, 19–21 Desember 2025, bertempat di Bumi Perkemahan Ragunan. Kegiatan ini diikuti oleh 47 anggota Pramuka aktif sebagai upaya membentuk karakter, kepemimpinan, serta kecakapan hidup peserta didik melalui pembelajaran kontekstual di alam terbuka.
Mengusung tema “Mari Berkarya Bersama dan Menjadi Insan Berguna bagi Bangsa”, kegiatan Perjusami dirancang untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, dan kerja sama tim. Hal tersebut sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter dan berjiwa Pancasila.

Pembina Pramuka SMP Islam Manhalun Nasyiin, Ka Fajrin Kurniawan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perkemahan, melainkan sarana pendidikan karakter yang menyeluruh.
“Melalui Pendidikan Bela Negara dan Perjusami ini, kami ingin membentuk peserta didik yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat secara mental, berani mengambil keputusan, serta mampu bekerja sama dalam menghadapi tantangan,” ujarnya.
Beragam giat materi diberikan kepada peserta, di antaranya Materi Problem Solving oleh Kak Fajrin Kurniawan, Materi Peta Perjalanan oleh Kak Abdillah Muslimin, dan Materi Literasi Pancasila oleh Kak Agung Gunawan. Materi-materi tersebut bertujuan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, navigasi lapangan, serta pemahaman nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan juga dilengkapi dengan Materi Pengenalan Ular yang disampaikan oleh Yayasan SIOUX Ular Indonesia, sebagai bekal keselamatan bagi peserta dalam beraktivitas di alam terbuka dan lingkungan perkemahan.

Sementara itu, Kepala SMP Islam Manhalun Nasyiin menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta dan kerja keras panitia dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk membangun karakter mandiri, disiplin, dan cinta tanah air. Nilai-nilai yang diperoleh selama Perjusami diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sekolah maupun bermasyarakat,” tuturnya.
Selain materi edukatif, peserta mengikuti Outbound dan Jelajah Pintar yang meliputi Jembatan Tali Dua, Jaring Laba-Laba, Memanah, Halang Rintang Merayap, serta Permainan Bola Warna berbasis sandi. Setiap tantangan dirancang untuk melatih ketangkasan, strategi, dan kekompakan regu.
Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Api Unggun dan Pentas Seni yang berlangsung khidmat dan meriah. Kemudian dilaksanakan Malam Pengukuhan SKU, dengan sistem pengujian makalah oleh dua orang penguji di setiap titik serta pengujian SKU Ramu dan Rakit secara lisan di setiap pos.
Sebagai penutup, peserta mengikuti Giat Colour Fun yang penuh keceriaan, dilanjutkan Upacara Penutupan dan Penyematan TKU Ramu, Rakit, Terap, SKK, serta Bintang Tahunan sebagai bentuk penghargaan atas capaian dan dedikasi peserta.
Melalui kegiatan ini, SMP Islam Manhalun Nasyiin menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan berbasis karakter dan pengalaman nyata, guna mencetak generasi muda yang beriman, berilmu, berkarakter, dan siap menjadi insan berguna bagi bangsa dan negara.
Pewarta: Kak Fajrin Kurniawan

