Jakarta Barat — Pramuka SMAN 112 Jakarta menggelar kegiatan Grapradulas Scouting Day, sebuah agenda pembinaan satu hari yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan kepramukaan sekaligus kreativitas peserta didik. Kegiatan berlangsung meriah dengan rangkaian acara yang memadukan unsur budaya, kearifan lokal, hingga isu pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka dengan upacara resmi sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian acara. Setelah itu, para peserta mengikuti Festival Kuliner Budaya Betawi dengan praktik langsung membuat Ketoprak Betawi. Aktivitas ini menjadi sarana mengenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus melatih kerja sama tim.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi pembuatan layang-layang, yang tidak hanya mengasah keterampilan tangan tetapi juga memperkuat kemampuan kolaborasi antaranggota. Pada sesi terakhir, para peserta diminta memaparkan hasil diskusi mengenai Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bentuk edukasi tentang isu global yang relevan dengan kehidupan generasi muda masa kini.

Kepala SMAN 112, Kak Sukarman, mengapresiasi antusiasme peserta dan menekankan pentingnya pembinaan karakter melalui kegiatan kepramukaan. “Saya berharap dengan kegiatan ini, para anggota Pramuka SMAN 112 dapat lebih mendalami dan mengaplikasikan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu memilah mana yang baik dan mana yang buruk,” ujarnya.

Ketua Pelaksana, Kak Kayla, menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membuka wawasan peserta secara lebih luas. “Semoga melalui kegiatan ini kreativitas dan kerja sama tim semakin meningkat. Kami juga ingin peserta memahami bahwa Pramuka bukan hanya belajar sandi atau tali-temali, tetapi juga terhubung dengan isu global,” jelasnya.

Dengan beragam aktivitas yang edukatif dan interaktif, Grapradulas Scouting Day diharapkan dapat memperkuat karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial peserta didik, serta menegaskan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda yang adaptif dan berwawasan luas.
Pewarta: Kak Ares

