akarta Selatan — Kwartir Ranting (Kwaran) Cilandak menggelar Sosialisasi Akreditasi Gugusdepan pada Selasa (9/12) di Gugusdepan 06-003/06-004 Pangkalan SMK Negeri 41 Jakarta. Kegiatan yang diikuti oleh 41 utusan Gudep se-Kwaran Cilandak ini merupakan bagian dari komitmen mendukung agenda strategis Gerakan Pramuka 2024–2028, khususnya peningkatan mutu dan akuntabilitas pembinaan pada tingkat Gugusdepan.

Acara dimulai pukul 13.00 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Pramuka. Suasana semakin semarak ketika peserta disambut penampilan Tari Bibir Merah dari Penegak Putri Gudep Srikandi, yang mendapat tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Kegiatan ini dianggap penting sebagai langkah awal mempersiapkan Gugusdepan menghadapi proses akreditasi. Moderator Kak Dudung Dulpikar memandu jalannya sosialisasi dengan menghadirkan empat narasumber dari Kwartir Cabang Jakarta Selatan, yaitu Waka Organisasi Manajemen Kwarcab Jakarta Selatan Kak Joko Turanto; Ketua Pusdiklatcab Jaksel sekaligus Asesor Kak Bambang Sutedjo; Andalan Keuangan Kwarcab Jaksel sekaligus Asesor Kak Antik Suryanti; serta Andalan Abdimas Jakarta Selatan selaku Asesor Kak Siti Asyafiyah.

Dalam penyampaian materi awal, Kak Joko menegaskan bahwa Gugusdepan merupakan ujung tombak pembinaan anggota muda. Karena itu, akreditasi menjadi mekanisme penting untuk memastikan kualitas pembinaan berjalan baik dan terstandar. Ia juga menekankan bahwa akreditasi bukanlah hal yang perlu ditakuti.
“Akreditasi ini jangan ditakuti, ini pendataan ulang Gugusdepan secara nasional,” ujar Kak Joko. Ia menjelaskan akreditasi telah dicanangkan Kwartir Nasional sejak 2010, dan Kwarda DKI Jakarta menjadi Kwarda ke-8 yang melaksanakannya. Targetnya, seluruh Gudep di Jakarta sudah terakreditasi pada 2026. Penilaian administrasi akan berfokus pada data tiga tahun terakhir (2023–2025), dibuat per pangkalan dan per golongan.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Menanggapi pertanyaan Kak Darmawati terkait sekolah yang diregruping, Kak Joko menegaskan bahwa Gudep otomatis mengikuti regruping, biasanya memilih Gudep dengan prestasi terbaik. Sedangkan menjawab pertanyaan Kak Chaidir soal Gudep yang menumpang akibat renovasi sekolah, ia memastikan hal tersebut tidak menjadi masalah selama data administrasi tetap tersedia.
Narasumber kedua, Kak Bambang Sutedjo, menekankan pentingnya setiap Gugusdepan aktif mengikuti akreditasi. Ia mengungkapkan bahwa Petunjuk Pelaksanaan Gugusdepan sedang diperbarui agar satu pangkalan memiliki satu nomor Gudep. Kak Bambang juga mengingatkan bahwa Borang atau instrumen akreditasi harus diisi lengkap, dilengkapi foto, dan disusun sesuai struktur per golongan. Untuk pangkalan yang memiliki jenjang SD, SMP, dan SMA, masing-masing harus mengisi borang tersendiri.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan administrasi dan kualitas pembinaan di seluruh Gugusdepan wilayah Cilandak, serta menjadi langkah penting menuju standar Gerakan Pramuka yang lebih profesional.
Pewarta: Kak Pimu Rusdiat
Editor: Kak Joko Turanto

