Jakarta – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta akan menyelenggarakan Saka Fest 2025 pada 26–28 November 2025 di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan. Festival ini menjadi puncak rangkaian kegiatan Satuan Karya (Saka) tahun 2025 dan dirancang sebagai ruang besar untuk kolaborasi, pembelajaran, dan silaturahmi Pramuka se-DKI Jakarta.
Mengusung tema “Saka Jadikan Pramuka Jakarta Warga Kota Global yang Berbudaya” dengan tagline “Go Global, Local Pride!”, Saka Fest 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Satuan Karya sebagai wadah pembinaan minat, bakat, dan keterampilan generasi muda.
Ajang Edukasi, Promosi, dan Pengenalan Saka bagi Generasi Muda

Festival ini menyediakan sederet kegiatan, mulai dari pameran anjungan setiap Saka, workshop interaktif, demonstrasi teknis, talkshow bertema globalisasi budaya, hingga hiburan seni dan lomba untuk berbagai golongan Pramuka.
Saka Fest dirancang tidak hanya sebagai pertemuan rutin, tetapi sebagai media edukatif yang mempertemukan Pramuka Penegak dan Pandega dengan masyarakat serta pemangku kepentingan yang menjadi mitra Satuan Karya.
Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Statistik, Informasi, dan Hubungan Antarlembaga Kwarda DKI Jakarta, Kak Triadi Suparta, menegaskan bahwa Saka Fest memiliki nilai strategis dalam memperkuat eksistensi Saka di tengah generasi muda Jakarta.
“Kegiatan Saka Fest ini menjadi tempat untuk memperkenalkan Satuan Karya yang ada di DKI Jakarta kepada generasi muda kita atau peserta didik. Selain itu, festival ini juga menjadi ajang silaturahmi Pramuka se-DKI Jakarta supaya semakin solid dan saling mengenal satu sama lain,” ujar Kak Triadi.
Dalam kesempatan yang sama, Kak Triadi juga menjelaskan tujuan utama penyelenggaraan festival ini yang selaras dengan kebutuhan pembinaan generasi muda di era modern.
“Melalui Saka Fest, kami ingin memamerkan karya, inovasi, dan hasil krida dari seluruh Saka DKI Jakarta kepada masyarakat luas. Kami juga ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Saka melalui workshop dan demonstrasi, membuka ruang interaksi dengan masyarakat serta mitra kerja, mengapresiasi potensi seni dan budaya Pramuka melalui pentas seni, mempererat tali persaudaraan antar-anggota Saka di Jakarta, sekaligus meningkatkan minat generasi muda untuk bergabung dan aktif di kegiatan Saka,” tambahnya.
Melibatkan Ribuan Peserta dan Puluhan Mitra
Setiap hari, sekitar 1.000 peserta dari enam Kwartir Cabang akan hadir untuk mengikuti rotasi pameran, workshop, dan sesi edukasi lainnya. Mereka juga berkesempatan memperoleh TISKA (Tanda Ikut Serta Kegiatan) setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan ke berbagai anjungan.
Selain 12 Saka tingkat daerah, kegiatan ini turut melibatkan instansi mitra seperti PMI, Basarnas, ORARI, BPBD, Disgulkarmat, hingga OJK, yang juga membuka anjungan dan terlibat dalam sesi edukasi publik seperti Ngopi (Ngobrol Pintar).
Wadah Kreativitas Pramuka Jakarta Menuju Kota Global Berbudaya
Identitas visual Saka Fest 2025 terinspirasi dari kembang kelapa yang berpadu dengan wujud kembang api, menggambarkan perpaduan antara nilai tradisi Pramuka dan semangat kemajuan Jakarta sebagai kota global. Ragam warna dalam logo merepresentasikan keberagaman Saka yang turut berkontribusi dalam pembentukan karakter, keberanian, serta keahlian generasi muda.
Dengan seluruh rangkaian kegiatan yang terstruktur, inklusif, dan edukatif, Saka Fest 2025 menjadi perwujudan semangat Pramuka DKI Jakarta dalam membentuk generasi muda yang kreatif, berbudaya, dan siap berdaya saing global.
Download Surat Edaran Saka Fest disini
Pewarta: Pusdatin Kwarda DKI Jakarta

