Jakarta – Sebanyak 155 anggota Pramuka DKI Jakarta mengikuti kegiatan Bimbingan Pra-JOTA 2026 yang diselenggarakan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi pembekalan bagi peserta menjelang pelaksanaan Jamboree on the Air (JOTA)–Jamboree on the Internet (JOTI) Kwarda DKI Jakarta Tahun 2026.

JOTA-JOTI Kwarda DKI Jakarta 2026 dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Gedung Kwarda DKI Jakarta. Melalui kegiatan ini, peserta dipersiapkan untuk berkomunikasi dengan sesama anggota Pramuka dari berbagai negara melalui media radio amatir dan internet.
Pembekalan merupakan hasil kerja sama antara Kwarda DKI Jakarta dengan ORARI Daerah DKI Jakarta. Kegiatan menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang radio amatir, yakni OM Yicatri Noor Meizon (YBØMEI) dan OM Samuel Juliano Lumopa (YDØBFV).
Dalam sesi bimbingan, peserta memperoleh materi mengenai Kode Etik Amatir Radio, meliputi pemahaman etika dan aturan dalam berkomunikasi melalui radio. Selain itu, peserta juga dibekali teknis komunikasi radio, seperti penggunaan Phonetic Alphabet, tata cara melakukan pemanggilan (calling), hingga penyampaian signal report.

Materi lainnya mencakup sejarah dan perkembangan radio amatir dalam mendukung kegiatan kepramukaan, serta pengenalan aktivitas Mobile Fox Hunting, Walking Fox Hunting, dan Slalom Test sebagai bagian dari keterampilan dalam dunia radio amatir.
Mengusung tema “A Peaceful and Inclusive World”, Bimbingan Pra-JOTA 2026 diharapkan mampu membentuk karakter anggota Pramuka yang siap berkomunikasi secara bijak, etis, dan inklusif dengan sesama anggota Pramuka di seluruh dunia selama pelaksanaan JOTA-JOTI 2026.

Pewarta: DKD DKI Jakarta

