Jakarta — Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Kak Budi Waseso, secara resmi menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Pramuka Tahun 2026 pada Rabu (28/1/2026) pukul 09.35 WIB di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW), Cibubur, Jakarta Timur.
Dalam sambutannya pada penutupan Rakernas, Kak Budi Waseso menegaskan pentingnya peran aktif seluruh Ketua Kwartir Daerah beserta jajaran dalam mengawal, mengawasi, dan memastikan seluruh hasil Rakernas benar-benar diwujudkan dalam program dan kegiatan konkret sepanjang tahun 2026.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam penguatan swasembada pangan yang menjadi salah satu fokus utama Rakernas tahun ini.
“Pramuka harus terus hadir dengan pengabdian yang lengkap kepada masyarakat. Peran Pramuka dalam penanggulangan bencana harus tetap dipertahankan, bahkan diperkuat, dengan sikap yang cepat dan tanggap,” ujar Kak Budi Waseso.
Rakernas Gerakan Pramuka 2026 menghasilkan sejumlah rumusan program dan kebijakan yang bersifat konkret dan aplikatif di seluruh tingkatan kwartir. Selain menjadi forum pengambilan keputusan strategis, Rakernas juga dinilai membawa manfaat dalam mempererat silaturahmi antar pengurus kwartir se-Indonesia serta memperkuat solidaritas organisasi.

Dalam hasil Rakernas, Kwarnas menekankan pentingnya penyusunan program kerja yang tidak hanya mencantumkan rencana kegiatan, tetapi juga dilengkapi dengan target output, outcome, benefit, dan impact yang terukur, sehingga pelaksanaan program dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota Pramuka dan masyarakat luas.
Sejumlah poin strategis yang menjadi hasil Rakernas antara lain penguatan tata kelola organisasi, optimalisasi pendanaan melalui APBD sesuai regulasi, pembentukan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di tingkat Kwarda dan Kwarcab, serta pemanfaatan aplikasi AyoPramuka untuk pendataan anggota secara nasional. Rakernas juga mendorong peningkatan kualitas pembina dan pengelola kepramukaan melalui pelatihan dan bimbingan teknis yang berkelanjutan.
Selain itu, Rakernas turut menegaskan dukungan terhadap program nasional dan internasional Gerakan Pramuka, penguatan peran Satuan Karya Pramuka, integrasi inisiatif kepramukaan dunia, hingga rencana pelaksanaan kegiatan nasional tahun 2026, termasuk Jambore Nasional dan Kemah Dewan Kerja.
Penutupan Rakernas 2026 menandai berakhirnya rangkaian forum strategis nasional yang menjadi arah kebijakan Gerakan Pramuka ke depan. Kwarnas berharap seluruh hasil Rakernas dapat segera ditindaklanjuti oleh kwartir di seluruh Indonesia secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga Gerakan Pramuka semakin relevan, adaptif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.
Pewarta: Kak Budi

