Jakarta Barat – Kwartir Ranting (Kwarran) Palmerah menggelar seleksi Calon Pramuka Garuda bagi golongan Siaga dan Penggalang selama dua hari, Sabtu-Minggu (18–19 Juli 2026), di SDS IKKT Palmerah dan SDN 25 Palmerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan untuk menjaring anggota Pramuka terbaik yang layak menyandang predikat Pramuka Garuda, tingkatan tertinggi bagi peserta didik dalam Gerakan Pramuka.
Pada hari pertama, sebanyak 52 peserta golongan Siaga memadati SDS IKKT Palmerah untuk mengikuti rangkaian seleksi. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama yang dipandu oleh Kak Wiwi, kemudian dilanjutkan dengan sesi ice breaking yang dibawakan oleh Kak Farid guna menciptakan suasana yang lebih santai dan membangun kepercayaan diri para peserta.
Antusiasme tidak hanya datang dari para peserta, tetapi juga dari orang tua yang turut mendampingi putra-putrinya selama proses seleksi berlangsung. Kehadiran mereka menjadi dukungan moral bagi peserta dalam menghadapi setiap tahapan penilaian.
Seleksi terdiri atas dua tahapan utama, yakni wawancara dan hastakarya. Pada sesi wawancara, peserta didampingi orang tua saat berhadapan dengan tim juri yang juga dibantu anggota Dewan Kerja Ranting (DKR) Palmerah. Wawancara dilakukan untuk menggali karakter, pengalaman, serta pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kepramukaan.
Sementara itu, pada sesi hastakarya, peserta ditantang membuat kerajinan tangan berbahan daur ulang dalam waktu maksimal 30 menit. Hasil karya yang telah selesai kemudian dipresentasikan kepada dewan juri untuk dinilai berdasarkan kreativitas, kerapian, dan inovasi.
Pembina Pramuka Siaga, Kak Fadjar Srijatie atau yang akrab disapa Kak Sri, turut memberikan motivasi kepada peserta dan orang tua sebelum pelaksanaan wawancara. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh calon Pramuka Garuda untuk tetap percaya diri, tenang, dan fokus agar dapat menampilkan kemampuan terbaik selama proses seleksi.
Pada hari kedua, Minggu (19/7/2026), seleksi kembali dilaksanakan dengan diikuti puluhan peserta golongan Siaga serta 15 peserta golongan Penggalang. Sama seperti hari sebelumnya, seluruh peserta menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti setiap tahapan penilaian yang diselenggarakan oleh Kwarran Palmerah bersama DKR Palmerah.
Salah satu peserta golongan Penggalang, Keysha Alleira, mengaku lega setelah berhasil menyelesaikan sesi wawancara yang sebelumnya membuatnya merasa gugup.
“Alhamdulillah untuk proses seleksinya berjalan lancar. Aku benar-benar mempersiapkan semuanya sampai jam dua subuh, lalu paginya langsung siap-siap untuk wawancara. Jujur, aku deg-degan saat sesi wawancara, untungnya saat wawancara aku bisa menikmati prosesnya,” ujar Keysha.
Melalui seleksi ini, Kwarran Palmerah berharap dapat melahirkan Pramuka Garuda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan dan prestasi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta mampu menjadi teladan di gugus depan, sekolah, maupun masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya generasi Pramuka yang aktif, inovatif, dan siap memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Gerakan Pramuka Indonesia.
Pewarta: Fathi DKR Palmerah

