Jakarta — Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menggelar rapat koordinasi bersama para Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwartir Daerah se-Indonesia pada Senin (13/4/2026) secara online. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Launching AyoPramuka – Kwarnas Activity Award Tahun 2026.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang merupakan perwakilan Pusdatin dari berbagai daerah di Indonesia. Agenda ini bertujuan menyatukan langkah serta memperkuat sinergi dalam menyukseskan program digital kepramukaan berbasis aplikasi AyoPramuka.
Kepala Pusdatin Kwarnas, Kak Ria Yusnita, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan puncak AyoPramuka – Kwarnas Activity Award direncanakan berlangsung pada November 2026, dengan target ambisius mencapai dua juta pengguna aplikasi.
“Kami membutuhkan dukungan dari seluruh kwartir daerah. Program ini tidak bisa berjalan optimal tanpa kolaborasi dari kakak-kakak semua,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Pusdatin Kwarnas, Kak Kusmana, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendorong produktivitas, kreativitas, serta konsistensi kwartir dan anggota dalam mendokumentasikan kegiatan kepramukaan melalui platform digital.

“Tujuan utamanya adalah memberikan apresiasi kepada kwartir, gugus depan, dan anggota yang aktif di aplikasi AyoPramuka, sekaligus membangun budaya dokumentasi kegiatan yang rapi, terverifikasi, dan kompetitif secara positif,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut, turut hadir Kepala Pusdatin Kwartir Daerah DKI Jakarta, Kak Rasyid Ridla. Ia menyampaikan dukungannya terhadap program AyoPramuka – Kwarnas Activity Award 2026 yang dinilai memiliki dampak positif bagi publikasi kegiatan kepramukaan.
“Program ini sangat baik sebagai sarana untuk memberitakan dan mendokumentasikan kegiatan Pramuka secara lebih luas, sehingga masyarakat dapat melihat berbagai aktivitas positif yang dilakukan,” ungkapnya.
Program AyoPramuka – Kwarnas Activity Award 2026 dijadwalkan berlangsung mulai Maret hingga November 2026. Selama periode tersebut, aktivitas kepramukaan yang diunggah melalui aplikasi akan menjadi bagian dari penilaian, sebelum akhirnya ditutup dengan pemberian penghargaan pada puncak acara di November mendatang.

Melalui rapat koordinasi ini, Kwarnas berharap seluruh jajaran Pusdatin di tingkat daerah dapat berperan aktif dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital di lingkungan Gerakan Pramuka, sekaligus memperkuat ekosistem kepramukaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

