Jakarta Pusat – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Pusat bersama Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Pusat memperkuat sinergi dalam meningkatkan kapasitas generasi muda di bidang penanggulangan bencana dan kedaruratan melalui kegiatan Pembinaan Rintisan Satuan Karya (Saka) Yudha Brama Jaya. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Rabu (4/11).

Sebanyak 200 anggota Pramuka Penegak utusan Gugus Depan dan Kwartir Ranting se-Jakarta Pusat mengikuti pembinaan yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, khususnya kebakaran dan penyelamatan.
Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Syarifudin, selaku penerima apel. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya peran generasi muda, khususnya anggota Pramuka, sebagai pelopor pencegahan kebakaran sekaligus mitra pemerintah dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan masyarakat.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Pusat Kak Suprayogie bersama jajaran pimpinan Kwarcab turut hadir meninjau langsung jalannya kegiatan. Kehadiran pimpinan Kwarcab menjadi bentuk komitmen dalam memperluas ruang pembinaan bagi Pramuka Penegak melalui pengembangan kecakapan hidup dan keahlian di bidang penanggulangan kebakaran serta penyelamatan.
Selama pembinaan, peserta memperoleh materi teori mengenai dasar-dasar penanggulangan kebakaran, prosedur keselamatan, serta teknik penyelamatan. Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan yang dipandu instruktur profesional dari Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat.
Para peserta berkesempatan mempraktikkan secara langsung teknik penggunaan alat pemadam api, simulasi penanganan kebakaran, hingga prosedur penyelamatan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat mengikuti sesi praktik yang memberikan pengalaman langsung dalam menghadapi kondisi darurat.
Pembentukan Rintisan Saka Yudha Brama Jaya diharapkan menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan Pramuka Penegak yang memiliki kompetensi, disiplin, serta kesiapsiagaan dalam membantu penanggulangan bencana dan kedaruratan di lingkungan masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Pusat terus memperkuat sinergi dengan berbagai perangkat daerah untuk menghadirkan program pembinaan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Selain membentuk karakter, kegiatan ini juga membekali anggota Pramuka dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun saat terjadi keadaan darurat.
Program pembinaan tersebut sejalan dengan komitmen Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Pusat dalam mewujudkan “Pramuka Jakarta Pusat yang Semakin Keren dan Semakin Oke” melalui pengembangan kecakapan hidup, kepedulian sosial, dan peningkatan kapasitas generasi muda sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Pewarta: pramukajakpus.id

