Jakarta Timur –Satuan Karya Pramuka Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) Kwartir Cabang Jakarta Timur menggelar sosialisasi Saka POM di SMAN 113 Lubang Buaya Jakarta Timur pada Rabu (7/10/2026). Diikuti oleh 1.045 peserta didik, kegiatan dimaksudkan untuk mengenalkan Saka POM kepada generasi muda serta membentuk pelajar yang peduli dan cerdas dalam memilih obat dan makanan yang aman.
Melalui Saka POM, anggota pramuka dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu memilih produk yang aman sekaligus menjadi agen perubahan bagi keluarga, teman, dan masyarakat sekitar.
Iis Susanti salah seorang guru SMAN 113 Jakarta menjelaskan bahwa sosialisasi ini memberikan bekal pengetahuan yang sangat bermanfaat dan dapat langsung diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BBPOM di Jakarta dan Saka POM Kwarcab Jakarta Timur atas edukasi yang diberikan kepada peserta didik. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat kembali dilaksanakan terutama mengenai kosmetik yang aman untuk remaja, mengingat saat ini banyak siswa/siswi yang mulai menggunakan produk kosmetik dan perawatan kulit,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, siswa-siswi SMAN 113 memperoleh sosialisasi tiga krida Saka POM. Krida Informasi Obat dan Makanan membekali anggota Saka POM untuk menyampaikan informasi yang benar seputar obat dan makanan. Peserta diajak bijak menyaring informasi dan tidak mudah percaya maupun ikut menyebarkan hoaks terkait obat dan makanan di media sosial.
Krida Pengujian Sederhana Obat dan Makanan mengenalkan cara mendeteksi bahan berbahaya yang dilarang digunakan dalam pangan, seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan kuning metanil, dengan menggunakan rapid test kit. Keterampilan ini membantu pelajar lebih waspada terhadap pangan jajanan yang berpotensi mengandung bahan berbahaya.
Krida Pemantauan Obat dan Makanan mengajarkan peserta untuk memantau produk obat dan makanan yang beredar di lingkungan sekitar. Peserta diajak membiasakan Cek KLIK sebelum membeli atau mengonsumsi produk, yaitu memastikan Kemasan dalam kondisi baik, membaca informasi pada Label, memastikan produk memiliki Izin edar BPOM, dan tidak melewati masa Kedaluwarsa.
Kegiatan berlangsung interaktif dan sejumlah peserta didik menyatakan ketertarikannya untuk bergabung menjadi anggota Saka POM di wilayah Jakarta Timur.
Saka POM Kwarcab Jakarta Timur berharap semakin banyak generasi muda atau anggota pramuka yang berperan aktif sebagai mitra BPOM dalam menciptakan lingkungan yang aman dari obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan. (RDN-INF)
Pewarta: Kak Yogo

