Jakarta – Gerakan Pramuka terus mendorong anggotanya untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Pramuka Ciracas dalam Scout Influencer Batch 2 yang digelar pada 26–27 September 2026 dengan melibatkan sekitar 66 peserta.
Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kapasitas anggota Pramuka dalam mengelola media digital, membangun personal branding, memahami etika jurnalistik, hingga memanfaatkan data digital untuk menghasilkan konten yang lebih efektif dan berdampak.

Berbagai narasumber dari lingkungan Gerakan Pramuka dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kwartir Daerah DKI Jakarta hadir memberikan materi sesuai bidang keahliannya. Kak Radius dari Pusdatin Kwarda DKI Jakarta menyampaikan materi Etika Jurnalistik pada Media Digital, yang menekankan pentingnya menghasilkan informasi yang akurat, bertanggung jawab, serta sesuai dengan kaidah jurnalistik di ruang digital.
Selanjutnya, anggota Dewan Kerja Nasional, Kak Riris, membawakan materi Manajemen Personal Branding Pramuka. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya membangun identitas dan citra positif sebagai anggota Pramuka melalui komunikasi dan aktivitas yang konsisten di media digital.

Materi mengenai Optimalisasi Media Sosial disampaikan oleh Mimin akun @pramuka.ciracas. Peserta memperoleh pemahaman tentang strategi memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi kegiatan, penyebarluasan informasi, serta penguatan nilai-nilai kepramukaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Sementara itu, Kak Eva Monika dari Pusdatin Kwarda DKI Jakarta yang juga merupakan Scout Influencer memberikan materi Membaca Data Digital untuk Optimalisasi Konten. Peserta dibekali kemampuan memahami data dan respons audiens sebagai dasar penyusunan strategi konten yang lebih efektif di berbagai platform media sosial.

Salah seorang peserta, Jessica dari SMAN 58 Jakarta, mengaku mendapatkan pengalaman yang berkesan selama mengikuti kegiatan tersebut. “Seru, menginspirasi banget,” ujar Jessica.
Keikutsertaan Pramuka Ciracas dalam Scout Influencer Batch 2 menunjukkan bahwa aktivitas kepramukaan tidak hanya berfokus pada kegiatan di lapangan, tetapi juga terus berkembang mengikuti transformasi digital. Kemampuan membuat konten, memahami karakter audiens, menjaga etika jurnalistik, membangun personal branding, serta memanfaatkan data digital dinilai menjadi kompetensi penting bagi anggota Pramuka dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak anggota Pramuka yang mampu menjadi komunikator, kreator konten, sekaligus agen perubahan di ruang digital. Dengan demikian, eksistensi Gerakan Pramuka dapat terus diperkuat melalui penyebaran informasi yang edukatif, inspiratif, dan relevan dengan perkembangan teknologi informasi.
Pewarta: Ecep Heri Nurfatoni

