Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Kak H. Rano Karno, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Kwarda DKI Jakarta Tahun 2026 yang diselenggarakan di Aula Sundoro Syamsuri, Gedung Kwarda DKI Jakarta, Sabtu (25/7). Kak Rano Karno menggantikan Kak Dr. Drs. H. Isnawa Adji, M.AP. yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan Ketua Kwarda DKI Jakarta.

Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Kwarda DKI Jakarta, Kak Rano Karno menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta Musdalub. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Kak Dr. Drs. H. Isnawa Adji, M.AP. atas dedikasi dan pengabdian selama memimpin Gerakan Pramuka DKI Jakarta.
“Saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang Kakak-kakak berikan kepada saya untuk memimpin Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta hingga tahun 2029. Secara khusus, saya juga menyampaikan apresiasi kepada Kak Dr. Isnawa Adji yang telah meletakkan fondasi penting bagi kesinambungan Gerakan Pramuka DKI Jakarta,” ujar Kak Rano Karno.
Kak Rano menegaskan bahwa kepemimpinannya akan melanjutkan arah kebijakan dan Rencana Kerja Kwarda DKI Jakarta hasil Musyawarah Daerah XIV Tahun 2024. Ia berkomitmen mempercepat pencapaian seluruh program kerja hingga akhir masa bakti 2029 dengan menghadirkan program-program yang relevan terhadap kebutuhan masyarakat dan generasi muda Jakarta.
Sebagai langkah awal, Kak Rano menetapkan sejumlah prioritas strategis. Pertama, memperkuat Program Pramuka Peduli sebagai implementasi Keputusan Gubernur Nomor 561 Tahun 2023, sehingga Gerakan Pramuka semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui aksi-aksi pengabdian yang nyata. Selain itu, Pramuka Jakarta juga didorong menjadi pelopor Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber bersama perangkat daerah terkait.

Di bidang pembinaan generasi muda, Kak Rano menginginkan Pramuka Jakarta hadir sebagai “kakak” yang mampu menjadi pelopor pencegahan perundungan, penyalahgunaan narkotika, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keamanan konsumsi obat dan makanan. Program tersebut akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai Satuan Karya (Saka), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), serta Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM).
Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat identitas budaya Betawi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar pada budaya lokal. Untuk itu, Kwarda DKI Jakarta akan mendorong pelaksanaan Festival Budaya bersama Saka Widya Budaya Bakti, Saka Pariwisata, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kebudayaan di berbagai ruang publik seperti Balai Warga dan RPTRA.
Selain itu, Gerakan Pramuka DKI Jakarta akan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui kolaborasi dengan berbagai Satuan Karya dan perangkat daerah, termasuk Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan serta Dinas Kesehatan. Kak Rano juga memberikan apresiasi kepada Tenda Dapur Air Pramuka yang selama ini aktif membantu masyarakat dalam berbagai situasi kebencanaan di Jakarta.
Dalam bidang pendidikan, Kak Rano menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta atas dukungan terhadap pendidikan kepramukaan. Menurutnya, pembinaan karakter melalui gugus depan merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang berkarakter Pancasila, memiliki keterampilan hidup, dan mampu berkontribusi menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat melalui program Urban Scouting.

Mengakhiri sambutannya, Kak Rano Karno mengajak seluruh jajaran Kwartir Daerah, enam Kwartir Cabang, dan 44 Kwartir Ranting di DKI Jakarta untuk terus memperkuat sinergi, menjaga semangat persaudaraan, serta menghadirkan karya nyata bagi masyarakat.
“Mari kita bangun Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar kuat pada budaya. Sebagai insan Pramuka, marilah kita fokus bekerja, saling menguatkan, dan menjaga semangat persaudaraan serta bersama-sama menghadirkan karya nyata bagi Gerakan Pramuka dan masyarakat Jakarta,” tutup Kak Rano Karno sebelum secara resmi menutup Musyawarah Daerah Luar Biasa Kwarda DKI Jakarta Tahun 2026.
Musyawarah Daerah Luar Biasa Kwarda DKI Jakarta Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan organisasi sekaligus memperkuat komitmen Gerakan Pramuka DKI Jakarta untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Pewarta: Pusdatin Kwarda DKI Jakarta

