Jakarta – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DKI Jakarta melalui Bidang Pengelolaan Anggota Dewasa bekerja sama dengan PT Sera menggelar kegiatan Gelang Ajar III bertema kewirausahaan di Aula Gedung Kwarda DKI Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kemandirian anggota Pramuka di bidang usaha dan pengelolaan keuangan.
Sebanyak 31 peserta dari Kwartir Cabang se-DKI Jakarta mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Statistik, Informasi dan Hubungan Antarlembaga Kwarda DKI Jakarta, Kak Triadi Suparta.

Dalam sambutannya, Kak Triadi menyampaikan bahwa kegiatan kewirausahaan tersebut diharapkan mampu membangun komunitas usaha di kalangan anggota Gerakan Pramuka. Menurutnya, semangat kolaborasi dan saling mendukung perlu terus dibangun agar anggota Pramuka tidak hanya aktif dalam pembinaan karakter, tetapi juga memiliki kemampuan mandiri secara ekonomi.
“Kalau saat ini sudah ada KADIN dan HIPMI, di Pramuka juga perlu ada komunitas Pengusaha Pramuka,” ujar Kak Triadi.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling bertukar pengalaman serta memperluas wawasan di bidang usaha dan bisnis.
“Kami berharap kakak-kakak mengikuti kegiatan ini dengan baik dan mengambil manfaat. Selanjutnya di akhir kegiatan kita mampu membuat komunitasnya sehingga kita bisa maju bersama, hebat semua,” lanjutnya.
Menurut Kak Triadi, kehadiran peserta yang telah memiliki usaha juga menjadi nilai tambah dalam kegiatan tersebut karena dapat menjadi sarana berbagi pengalaman dan inspirasi antaranggota Pramuka.
“Hari ini ada juga kakak-kakak yang sudah memiliki usaha. Kita bisa saling sharing pengalaman sehingga bisa menginspirasi dan menambah wawasan satu sama lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kadiv CGASRHSSE Serasi Autoraya (SERA), Kak Happy Putro Wibowo, dalam pengantarnya menekankan bahwa ilmu bisnis, produk, dan pengelolaan keuangan sejatinya bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi harus menjadi sarana menebar manfaat bagi sesama.
“Semua ilmu tentang bisnis, produk, dan keuangan ini pada akhirnya bermuara pada satu tujuan luhur. Kita berbisnis dan berinovasi bukan semata-mata untuk menumpuk kekayaan pribadi, melainkan sebagai jalan bagi kita untuk #MenanamKebaikan,” ujar Kak Happy.
Ia menambahkan bahwa kemandirian finansial yang dimiliki anggota Pramuka diharapkan dapat menjadi alat untuk memperluas manfaat sosial dan pengabdian kepada masyarakat sesuai nilai Satya dan Darma Pramuka.
“Kemandirian finansial yang kita capai harus menjadi alat untuk memperluas manfaat. Semakin mandiri kita, semakin banyak kebaikan yang bisa kita tanam dan bagikan kepada sesama, selaras dengan semangat Satya dan Darma Pramuka,” katanya.

Kak Happy juga mengajak seluruh peserta menjadikan Gelang Ajar III sebagai momentum transformasi diri untuk menjadi pembina yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu melihat peluang usaha secara kreatif.
“Mari jadikan Gelang Ajar III ini sebagai momentum untuk bertransformasi. Jadilah pembina yang tidak hanya pandai di lapangan, tetapi juga cerdas membaca peluang, tangguh berinovasi, dan bijak mengelola keuangan,” ungkapnya.
Selama satu hari pelaksanaan, peserta mendapatkan sejumlah materi kewirausahaan seperti mindset bisnis, empathy maps, product market fit, networking, hingga roleplay praktik laporan keuangan. Melalui kegiatan ini, Kwarda DKI Jakarta berharap anggota Pramuka mampu membangun semangat kewirausahaan yang kreatif, inovatif, serta memiliki dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Pewarta: Pusdatin Kwarda DKI Jakarta

