Jakarta Timur — Saka Kalpataru Jakarta Timur berkolaborasi dengan komunitas Rumah Memilah menggelar sosialisasi pemilahan sampah di RW 016 Perumahan Jatinegara Indah, Jakarta Timur, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 37 warga serta 11 anggota Saka Kalpataru Jakarta Timur.
Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan sampah sejak dari rumah, khususnya dalam membedakan jenis sampah organik, anorganik, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta residu.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Julius Monangta, yang juga menjabat sebagai Ketua Mabisaka Kalpataru Jakarta Timur, membuka kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat menerapkan prinsip warga bantu warga dalam pemilahan sampah dari rumah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang hanya akan menerima sampah residu, sehingga pemilahan sampah dari sumber menjadi sangat penting.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi langsung dari narasumber komunitas Rumah Memilah, yakni Santi Syahril dan Fajar Satiyani. Selain sosialisasi, warga juga mendapatkan pembagian tong sampah pilah untuk mendukung implementasi di lingkungan masing-masing.

Materi yang disampaikan menekankan penerapan prinsip Kurangi, Pilah, Olah (KUPILAH), yang diharapkan dapat menjadi kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Indah Alvernia, Ishaq Ainun B, serta Kevin Alusius yang mendukung jalannya kegiatan.
Selain sebagai edukasi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian dukungan terhadap momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta menuju lima abad.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memahami teori pemilahan sampah, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat mengurangi beban pengelolaan sampah di tingkat kota.
Pewarta: Saka Kalpataru Jakarta Timur

