Jakarta Pusat — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Pusat menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Kak Eric PZ. Lumbun.

Muscab Kwarcab Jakarta Pusat diikuti oleh perwakilan delapan Kwartir Ranting se-Jakarta Pusat, dengan masing-masing ranting mengirimkan lima orang peserta yang terdiri dari unsur pimpinan Kwartir Ranting dan Dewan Kerja. Total peserta Muscab berjumlah 40 orang.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta Kak Ratiyono, Wakil Ketua Bidang Komunikasi, Statistik, Informasi dan Hubungan Antarlembaga Kwarda DKI Jakarta Kak Triadi Suparta, serta Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Pusat Kak Yadi Rusmayadi.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Kak Eric PZ. Lumbun menegaskan bahwa Musyawarah Cabang merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka.
“Saya berharap Pramuka Jakarta Pusat dapat menjadi role model di Jakarta sebagai kota global, namun tetap memiliki karakter yang kokoh sesuai nilai Trisatya dan Dasadarma,” ujar Kak Eric.
Ia menilai Gerakan Pramuka hingga saat ini masih menjadi garda terdepan dalam berbagai situasi kedaruratan, seperti bencana dan kebakaran. Oleh karena itu, ia mendorong agar Pramuka terus hadir dan terjun langsung membantu masyarakat.
Selain itu, Kak Eric juga mengapresiasi keberadaan Kampung Pramuka di Jakarta Pusat yang dinilai mampu menjadi solusi atas persoalan sosial di masyarakat. Menurutnya, Kampung Pramuka merupakan model kepramukaan masa depan yang perlu terus diperkuat.
“Melalui Muscab ini saya mengajak kakak-kakak untuk membuat Pramuka semakin keren dan semakin oke. Keren karena inovatif dan membanggakan bagi anak muda, serta oke karena pengabdiannya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Kak Eric juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua Kwarcab Jakarta Pusat Kak Yadi Rusmayadi beserta jajaran atas dedikasi dan pengabdian selama masa kepemimpinannya.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Jakarta Pusat Kak Yadi Rusmayadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muscab bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momentum refleksi perjalanan Kwarcab Jakarta Pusat selama 10 tahun terakhir.
“Sepuluh tahun lalu saat saya terpilih, saya menyadari bahwa memimpin Kwarcab Jakarta Pusat bukan tentang sosok yang berada di depan, tetapi tentang bagaimana menyalakan api semangat di setiap sanubari anggota Pramuka. Hari ini, di tahun 2026, tiba saatnya saya menyerahkan kembali amanah tersebut,” ungkap Kak Yadi.
Ia menegaskan bahwa berbagai prestasi yang diraih Kwarcab Jakarta Pusat selama satu dekade terakhir merupakan hasil kerja kolektif seluruh anggota Pramuka di lapangan. Kak Yadi juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Jakarta Pusat beserta jajaran atas dukungan yang selama ini menjadi penopang utama keberlangsungan organisasi.

Ketua Harian Kwarda DKI Jakarta Kak Ratiyono dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan apresiasi atas peran aktif Kwarcab Jakarta Pusat. Ia menilai Kwarcab Jakarta Pusat memiliki kontribusi nyata dalam mendukung Gerakan Pramuka di tingkat daerah, khususnya dalam aksi-aksi kemanusiaan.
“Saya sudah enam tahun menjadi pengurus Kwarda dan merasakan betul denyut Gerakan Pramuka, baik nasional maupun daerah. Kwarcab Jakarta Pusat selalu menjadi yang terdepan, terutama saat terjadi bencana di wilayah Jakarta Pusat, salah satunya melalui dapur air yang selalu siap bergerak,” ujar Kak Ratiyono.
Ia berharap berbagai hal positif yang telah berjalan dengan baik di Kwarcab Jakarta Pusat dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan demi kemajuan Gerakan Pramuka ke depan.
Pewarta: Kak Oki

