Jakarta Utara — Musyawarah Satuan Karya Kalpataru Jakarta Utara resmi menetapkan kepemimpinan baru untuk periode 2025–2027. Musaka yang digelar pada 21 Desember 2025 di Gedung Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Lantai 4 tersebut sempat diwarnai dinamika persidangan sebelum akhirnya menghasilkan keputusan final.

Musaka Kalpataru Jakarta Utara dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Pembimbing Saka Kalpataru Kwartir Cabang Jakarta Utara yang juga Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Kak Edy Mulyanto. Dalam sambutannya, Kak Edy menegaskan pentingnya proses regenerasi kepemimpinan guna menjaga keberlanjutan program dan gerakan kepedulian lingkungan hidup di wilayah Jakarta Utara.
Pelaksanaan Musyawarah berlangsung dengan pendampingan dan arahan dari para instruktur serta Pamong Saka Kalpataru Jakarta Utara, sehingga proses musyawarah tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi meskipun menghadapi sejumlah tantangan.
Pada sesi awal persidangan, pimpinan sidang mencatat bahwa jumlah kehadiran anggota Dewan Saka belum memenuhi syarat kuorum sah sidang, yakni setengah jumlah anggota ditambah satu. Kondisi tersebut memicu interupsi dari peserta dan mendorong dilakukannya pembahasan lanjutan.
Setelah melalui diskusi yang cukup alot, peserta mengusulkan kesepakatan baru agar sidang tetap dapat dilanjutkan dengan keterwakilan minimal berupa delapan orang perwakilan Dewan Saka, satu perwakilan anggota Saka dari setiap Kwartir Ranting, serta satu perwakilan Dewan Kerja Cabang (DKC) Jakarta Utara. Namun, karena belum tercapai kesepakatan final, Presidium Sidang memutuskan untuk menskors sidang selama 4 x 24 jam.
Sidang kemudian kembali dilanjutkan pada Kamis, 25 Desember 2025. Mengingat Sidang Pleno I, II, dan III telah dibacakan pada pertemuan sebelumnya, agenda persidangan langsung memasuki Sidang Pleno IV. Agenda utama pada pleno ini adalah pemaparan visi, misi, dan program kerja para bakal calon ketua Dewan Saka.
Tercatat delapan bakal calon mengikuti proses pemilihan, yang terdiri dari lima bakal calon putri dan tiga bakal calon putra. Proses pemilihan dilaksanakan secara demokratis melalui mekanisme pemungutan suara (voting) yang diikuti oleh seluruh peserta sidang yang memiliki hak suara.

Berdasarkan hasil penghitungan suara akhir, Musaka Kalpataru Jakarta Utara menetapkan kepemimpinan baru Dewan Saka Kalpataru Jakarta Utara periode 2025–2027, yakni Muhammad Yunior Alfabet sebagai Ketua Dewan Saka Putra dan Andi Silmy Khaeru Syifa sebagai Ketua Dewan Saka Putri.
Terpilihnya duet kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menghadirkan inovasi segar, memperkuat program berbasis lingkungan hidup, serta meningkatkan peran Pramuka Saka Kalpataru dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Jakarta Utara.

Pewarta: Saka Kalpataru Jakut

